Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cerita Kebesaran Islam di Masjid Agung Jawa Tengah

Tak lengkap jika ke kota Semarang tidak mampir ke Masjid Agung Jawa Tengah, merupakan masjid yang disedianya merupakan masjid Agung di provinsi Jawa Tengah dan merupakan kompleks masjid terbesar serta menara masjid tertinggi di Jawa Tengah yang mencapai ketinggian 99 meter, letaknya di sisi timur kota Semarang, tepatnya di Jl. Gajah Raya yang merupakan jalan yang sejajar dengan jalan tol Tanjung Mas – Srondol, lokasi persisnya berada di Jl. Gajah Raya, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, untuk mencapaikan dari simpang lima Semarang, ambil jalur Jl. Ahmad Yani dan tetap lurus ke arah timur, setelah supermarket Lottemart belok kiri.

Masjid Agung Jawa Tengah

Dari kejauhan sudah terlihat menara masjid yang menjulang tinggi, kokoh dan gelap, tanda masjid yang dituju sudah kian dekat, saat sampai di gerbang masjid, terlihat kompleks MAJT merupakan sebuah kawasan pusat aktivitas Islam yang luas dan lengkap, masjid ini menyediakan parkiran di basemen, sehingga pengunjung tidak perlu takut kendaraan kehijanan atau kepanasan, tak sabar ingin memasuki masjid, ada baiknya menyempatkan diri untuk berwudhu, dan ternyata toilet dan tempat wudhu di masjid ini sangat bersih dan ditata sedemikian rupa sehingga sangat nyaman untuk digunakan.

Kami pun mulai menaiki lantai pertama, dimana di bagian luarnya nampak sebuah lantai dengan balutan keramik warna putih yang sangat luas, yang unik di lantai ini adalah adanya 6 payung baja yang terbuka pada saat-saat diperlukan, payung baja ini cukup mirip seperti payung baja yang bisa ditemui di Masjid Nabawi di Arab Saudi, di sisi lain yang berseberangan dengan bangunan utama masjid terdapat pilai-pilar yang dihiasi dengan tulisan kaligrafi, pilarnya terdiri dari 25 pilar yang merupakan penggambaran dari jumlah nabi dan rasul dalam pandangan Islam, dari beberapa pengamatan bisa disaksikan arsitektur masjid ini merupakan perpaduan dari berbagai gaya arsitektur, yang paling menonjol adalah arsitektur Jawa, Arab dan Roma.

Menara Masjid

Yang sangat spesial dari bangunan masjid ini adalah menaranya yang sangat tinggi yang bernama Al Husna Tower, pengunjung bisa dengan membayar tiket Rp. 5.000 untuk bisa menggunakan lift di dalam menara ini untuk menuju ke puncak menara di ketinggian 90an meter, ketakjuban akan muncul ketika sampai di atas menara, sekeluar dari lift sapuan angin ketinggian segera menyapu wajah, pandangan langsung tertuju ke kejauhan dibalih jeruji pagar lantai atas menarabisa memandang kapal di pantai utara Semarang, perbukitan Gombel yang dipenuhi dengan puluhan menara operator seluler di sebelah selatan, di sisi barat bangunan-bangunan bertingkat kota Semarang nampak seperti tidak mau kalah tinggi, disini disediakan teropong atau lebih tepatnya teleskop yang bisa digunakan cukup dengan memasukkan koin rupiah Rp. 500 yang berwarna kuning untuk bisa menggunakan teleskop ini selama 5 menit.

Kampung Menara

Turun satu tingkat maka kondisi akan agak sedikit berubah, karena tepat 1 lantai di bawahnya terdapat sebuah restoran dengan meja yang bisa berputar dengan arah pandang 360 derajat, restoran ini bernama Kampung Menara, beberapa menu masakan Indonesia tersedia di restoran ini, salah satunya adalah bakso, menikmati makanan sambil memandang Serang dengan sudut 360 derajat pasti akan menjadi pengalaman yang mengasyikan.

Museum

Puas kuliner di atas menara, turun lagi ke bagian bawah menara, disini terdapat sebuah museum yang berisi tentang sejarah masuknya Islam di Jawa, beberapa diorama dengan tata cahaya yang artistik membuat museum ini menjelaskan cerita sejarah Islam di Jawa masa lalu, di museum ini terdapat juga Al Quran berukuran besar yang dibuat dengan ditulis tangan.