Senin, 20 Juli 2020

Pengen Sehat, Hindari 5 Makanan Mengandung Lemak Trans Tinggi

Kandungan lemak yang ada pada makanan bisa memberi dampak baik negatif maupu positif pada tubuh. Hal ini disebabkan karena beragamnya jenis lemak yang ada. Sejumlah lemak memiliki manfaat yang baik bagi tubuh. Namun sejumlah lemak lain bisa menyebabkan masalah kesehatan serta bertambahnya berat badan.

Salah satu jenis lemak yang harus dihindari adalah lemak trans. Jenis lemak ini sebaiknya dihindari penumpukannya pada tubuh termasuk konsumsi makanan yang menjadi sumbernya. Sejumlah makanan yang kita konsumsi sehari-hari tanpa disadari ternyata mengandung lemak jenis ini. Dilansir dari Medical Daily, berikut sejumlah makanan yang mengandung lemak trans dan perlu kita hindari konsumsinya.

Margarin

Walau terdapat sejumlah margarin yang bebas lemak trans, namun sebagian besar memiliki kandungan lemak ini. Oleh karena itu, penting untuk mengecek label makanan ini untuk mengetahui mana yang bebas kandungan lemak trans.

Biskuit dan Cookies Kemasan

Biskuit dan cookies kemasan yang biasa dijual di toko biasanya memasang tulisan bebas lemak trans. Kandungan lemak trans di dalam makanan ini biasanya kecil namun bakal terakumulasi ketika kamu mengonsumsi biskuit atau cookies dalam jumlah banyak.

Krimer

Krimer merupakan salah satu hal yang biasa kita tambahkan pada teh dan kopi. Banyak yang tak menyadari bahwa krimer sesungguhnya mengandung lemak trans sehingga memunculkan rasa creamy ketika mengonsumsinya.

Gorengan

Makanan yang diolah dengan cara digoreng biasanya memiliki kandungan lemak trans di dalamnya. Hal ini disebabkan oleh minyak goreng yang digunakan.

Permen
Pengen Sehat, Hindari 5 Makanan Mengandung Lemak Trans Tinggi
Sama seperti biskuit dan cookies, permen biasanya juga mengandung lemak trans walau dalam jumlah kecil. Hanya saja konsumsi dalam jumlah besar justru bisa menyebabkan kandungan lemak ini bertumpuk di tubuh dan berdampak buruk.

Sejumlah makanan tersebut memiliki kandungan lemak trans di dalamnya. Jika kesulitan untuk langsung berhenti mengonsumsinya, kamu bisa sedikit demi sedikit mulai menguranginya.