Senin, 20 Juli 2020

4 Gejala Yang Tampak Pada Seseorang Ketika Kekurangan Selenium

Untuk dapat berfungsi secara normal, tubuh membutuhkan konsumsi sejumlah nutrisi dan mineral pada kehidupan sehari-hari. Sayangnya terdapat sejumlah kebutuhan mineral penting yang sering terlupakan dan terlewatkan.

Salah satu yang kerap dilupakan seseorang adalah konsumsi selenium. Padahal, selenium sangat penting untuk fungsi tubuh seperti dalam proses sintesis DNA, reproduksi, kekebalan tubuh, endokrin, metabolisme, serta proses sistem kardiovaskular.
4 Gejala Yang Tampak Pada Seseorang Ketika Kekurangan Selenium
Kurangnya kandungan selenium ini bisa menyebabkan terjadinya masalah kesehatan tertentu. Salah satunya adalah masalah ketika otot menjadi kelelahan akibat stres oksidatif. Pada wanita hamil, kurangnya selenium bisa menyebabkan keguguran, kerusakan organ janin, atau anak lahir dengan rendah berat badan. Hal ini juga bisa berdampak pada kesuburan pria maupun wanita.

Selenium lebih baik bila diperoleh dari sejumlah makanan yang memiliki kandungan ini. Sedangkan ketika mengonsumsi dari suplemen, kandungan bisa terlalu tinggi hingga kamu keracunan. Kekurangan selenium ini rentan dialami oleh mereka yang mengalami dialisis ginjal dan yang positif HIV. Hal ini juga dialami oleh mereka yang mengonsumsi makanan tak sehat atau makanan olahan yang kurang selenium.

Sejumlah gejala bisa tampak pada tubuh seseorang ketika kekurangan selenium. Dilansir dari Medical Daily, berikut sejumlah gejala yang tampak pada seseorang ketika kekurangan selenium.

Menurunnya Kekuatan Otak

Seseorang yang kekurangan selenium cenderung mengalami penyakit otot skeletal serta melemahnya otot kardiak. Secara lebih khusus, hal ini lebih dikenal sebagai penyakit Keshan.

Kelelahan

Kekurangan sejumlah mineral termasuk selenium juga bisa menyebabkan kelelahan. Hal ini terjadi karena kurangnya selenium menyebabkan hilangnya fungsi tiroid yang berhubungan dengan munculnya rasa lelah.

Kabut Otak

Rendahnya kandungan selenium di tubuh seseorang bisa membuat pikiran menjadi berkabut. Hal ini biasanya diiringi dengan sejumlah gejala lain. Penelitian menunjukkan bahwa orang tua dengan kandungan rendah selenium memiliki hasil tes kognitif lebih buruk.

Masalah Fungsi Imun


Kekurangan selenium bisa menyebabkan penyakit infeksi serta patogen berbahaya yang berubah menjadi penyakit. Sejumlah gejala parah dari masalah ini adalah gagal ginjal, kesulitan bernapas, serta masalah jantung.

Untuk memastikan diri tidak mengalami masalah ini, pastikan untuk mendapat cukup selenium terutama dari makanan sehat. Hal ini bisa membuat tubuh bekerja dengan tepat dan menghindarkan masalah lainnya.