Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jejak-Jejak Manusia Purba Jawa di Museum Sangiran

Apa yang anda fikirkan jika mendengar Pithecantropus Erectus dan Homo Soloensis? akan tergambar sebuah bentuk manusia yang nampak lebih primitif berbadan cukup besar, nah untuk melihat beberapa fosil tentang mereka ada baiknya anda mengunjungi Museum Purbakala Sangiran, sebuah museum yang berdiri di kawasan penelitian situs purbakala ini.

Museum Sangiran

Museum Sangiran merupakan salah satu dari situs warisan dunia yang ditetapkan UNESCO pada tahun 1996, dan juga telah ditetapkan menjadi Cagar Budaya oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1977, menurut sejarahnya pada tahun 1930 Von Koenigswald seorang antripologis berkebangsaan Jerman menemukan fosil-fosil purbakala di kawasan ini, dari penemuan dan penelitian inilah semakin menguatkan teroi bahwa manusia merupakan evolusi dari manusia kera yang berevolusi menjadi Manusia Modern.

Museum Sangiran terletak di Kabupaten Sragen ini berdiri di lahan seluas 1,6 Ha, dan berdiri di atas kawasan purbakala seluas 56 Km2 yang meliputi sebagian dari kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar, dari pusat kota Solo bisa ditempuh sejauh 18 Km ke arah utara, memasuki kawasan ini anda akan mulai melihat beberapa rumah-rumah penduduk yang menjual beberapa jenis cinderamata tanda bahwa lokasi obyek wisata sudah tidak jauh lagi.

Memasuki area museum ini nampaklah lansekap dan penataan bagaimana bangunan ini didesain, museum ini dibangun mengelilingi bukit hingga sampai di puncak bukit, pertama kali pengunjung akan disuguhi ruangan pameran, sebuah bangunan berbentuk gua besar yang didalamnya terdapat penggambaran tentang sejarah terbentuknya bumi versi ilmuan, tengkorak purba dan fosil gigi manusia purba.

Untuk menuju ke ruang pamer bagian kedua, pengunjung dihadapkan dengan puluhan anak tangga, namun di ruang pamer atas inilah anda bisa melihat tengkorak manusia purba, dari berbagai macam jenis, zaman dan lokasi penemuannya, juga hewan-hewan purba seperti kerbau purba hingga mamoth, dan berbagai peralatan manusia zaman purba.

Untuk memasuki museum ini dikenakan tarif Rp. 3.000 untuk wisatawan domestik dan Rp. 7.500 untuk wisatawan internasional, sedangkan menuju ke lokasi anda bisa dengan menaiki bis jurusan Solo - Purwodadi (Rela) turun di Museum Sangiran, kemudian melanjutkan dengan ojek ke lokasi museum.